Posted by : One Rabu, 28 Desember 2011


Materi Khutbah Jumat :
Kehidupan Manusia Hanya Sejenak
 
Nah, ini saya postingin, salah satu contoh naskah khotbah, memang nggak sempurna akan tetapi muga-muga bermanfaat,,, 

Materi Khutbah I

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu
KHATIB DUDUK SEJENAK (Dikumandangkan Adzan)
KEMUDIAN BERDIRI MENYAMPAIKAN KHUTBAH I
Alhamdulillahirabbil’alamiin, wabihii nasta’innu ala umuriddunya waddin. Asyhadu anla’ ilaha ilallahu wahdahula syarikalahu wa’asyhadu anna muhamaddan abduhu warasulluh. Allahuma shalii a’la muhammad wa ala ali muhammad.
Qolallahu ta’alaa fil qur’anil kariim :
Yaa ayuhaladzinaa ammanu taqullaha haqotuqotihii wa laa tamutunaa ilaa wa antum muslimuun.
Para jamaah yang Insya Allah selalu dilindungi oleh Allah SWT

Pertama sekali, marilah kita memanjatkan puji syukur yang tiada terhingga kepada Allah SWT, karena Dia telah memberi kita karunia dan nikmat yang sangat besar. Karunia dan nikmat itu ialah umur yang panjang, kesehatan yang baik, dan kesempatan yang luang sehingga kita semua bisa hadir di sini untuk mendirikan shalat Jumat berjamaah.
Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi Besar junjungan alam, Nabi kekasih Allah, Nabi Muhammad SAW, Nabi yang menjadi panutan kita hingga akhir zaman.
Para jamaah sidang shalat Jumat yang senantisa diRahmati Allah,

Dalam menghadapi karunia, kewajiban kita sebagai seorang muslim dan mukmin adalah senantiasa bersyukur atas nikmat tersebut. Sukur yang dilakukan oleh seorang hamba akan melipatgandakan kenikmatan yang diperolehnya. Sebaliknya apabila seseorang tidak bisa bersyukur di kala mendapatkan nikmat, kenikmatan itu bisa menjadi adzab yang pedih, sebagaimana firman Allah
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Sungguh jika kalian bersyukur, niscaya akan Aku tambah (nikmat) bagi kalian. Dan jika kalian kufur (tidak bersyukur) sesungguhnya adzabKu benar-benar pedih (QS Ibrahim:7)

Marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan taqwa yang sebenar-benarnya, seperti yang disampaikan dalam Al Qur’an : Yaa ayuhaladzinaa ammanu taqullaha haqotuqotihii wa laa tamutunaa ilaa wa antum muslimuun. “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan beriman.”
Arti taqwa itu sendiri adalah melaksanakan semua perintah Allah dengan tulus ikhlas dan menjauhi segala larangan dengan penuh tawadhu. Wujud taqwa salah satunya adalah mengerti dan paham betul mana yang dianjurkan dan yang mana yang dilarang oleh Allah. Salah satunya yang dilarang oleh Allah adlah perbuatan syirik. Syirik berasala dari kata asyraka-yusriku-syirikan yang arinya syarikat atau sekutu. Pengertian syirik menurut istilah ilmu tauhid adalah perbuatan mensyarikatkan atu menyekutukan Allah, dengan sesuatu yang lain. Dan orang yang melakukan syirik disebut musyrik. Contoh sederhana syirik yang seringkali terjadi di dunia ini adalah mempercayai dukun atau orang yang ahli dalam hal ihwal di masa depan, seperti daam firman Allah yang berbunyi
يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Wahai anakku, janganlah kau menyekutukan Allah. Sesungguhnya syirik itu adalah kedhaliman yang sangat besar (Luqman:13)
Hendaklah di umur kita yang tidak kita ketahui smapai kapan, marilah kita menjahui siafat sifat keji dan mungkar dan menggantinya dengan sifat yang benar benar dianjurkan oleh Allah yankni akhlakul karimah. Kita sebagai umat muslim menjelang kematian hendaknya berpedoman kepada Al-Qur’an dan hadist Rasul. Insya Allah bila kelak kita akan dekat di sisi-Nya. Namun perlu diketahui diantara kita terdapat 2 pengahalang besar agar kita dapat menjadi muslim/muslimah sejati yakni yang pertama syaitan yang bersumpah akan senantiasa menggagu manusia dari jalan yang benar, jalan yang lurus dan yang kedua adalah hawa nafsu, orang yang tidak mengontrol hawa nafsunya cenderung tidak bisa menjaga amal perbuatannya, cebderung melakukan perbuatan makiat, oleh karena itu
Jamaah jumuah yang dirahmati Allah agar terhindar dari hal hal tersebut marilah kita mendekatkan diri kepada Allah tidak usah meneuggu mur sekian baru kita tobat. Ah saya masih muda nanti saja sholatnya. Janganlah memiliki pemikiran tersebut, toh kita tidak tahu umur kita sampai kapan. Bila kita sudah melewati jenjang kehidupan kita akan melewati alam kubur, orang yang memiliki amalan baik akan mendapat nikmat dan bilamana amalannya sunnguh buruk akan mendapat siksa kubur yang pedih. Dan pada saat kiamat mereka akan dibangkitkan kembali dalam kubur dengan berbagai keadaan sesuai dengan amaan mereka saat di dunia.
يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ

 Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.(Al-Zalzalah ayat 6)
Demikianlah sedikit apa yang bisa saya sampaikan pada khutbah Jumat ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan terutama bagi khatib dan juga para jamaah sekalian.
Barakallahu lii walakum.


Materi Khutbah II
 
KHATIB DUDUK SEJENAK, KEMUDIAN BERDIRI KEMBALI MENYAMPAIKAN KHUTBAH II

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, hamdan syakirin, hamdan na’imiin wa yu’kafii humazidah yaa rabbana lakal hamdu kamaa yanbaghi lii jalali wajhikal karrimi wa adhiimi sulthaniq. Allahuma shalii alaa muhammad wa ala alii muhammad wa bariik alaa muhammad wa ala alii muhammad fil ala minna innaka hamiddun majid.
Janganlah kita berhenti untuk mengingat Allah dan bertaqwa serta senantiasa menjaga iman kita hingga akhir hayat “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan beriman.”
Pada khutbah kedua ini, disimpulkan bahwabijasana tidak usah menunggu umur sekian baru menjalankan syariat syariat islam, kita tidaklah tahu kita diberi umur sampai kapan oleh Allah kita hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Allah agar terhindar dari godaan syaitan yang selalu menghalangi manusia untuk masuk surga untuk dekat dengan Allah dan rajin rajinlah berbuat amalan baik sehingga kita dapat mengontrol hawa nafsu kita yang sangatlah berbahaya bilamana tidak terkontol.
Rabbanaa aatiina fiddunyaa khasanaah wa filakhiiratii khasanaah wa qiinaa adzabanaar.
Ya Allah berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkan kami dari siksa api neraka.
Bilahittaufiq wal hidayah, aqiimuu shalat.
(Dikumandangkan Iqamaat, selanjutnya dilaksanakan Shalat Jum’at 2 rakaat berjamaah)

Kurang lebihnya mohon maaf ya,,, klalau ada yang nyangkut mohon dikomentari,,,

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

follow

Labels

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Labels

Kolam

- Copyright © Serba Serbi -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -